Beranda / PSAK
📚

Jelajah PSAK

Pusat dokumentasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan. Cari, temukan, dan pelajari standarisasi terkini dengan mudah.

Tampilkan
PSAK 232
Instrumen Keuangan - Penyajian
PSAK 232 mengatur penyajian instrumen keuangan, terutama klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas berdasarkan substance over form, perlakuan instrumen majemuk (mis. obligasi konversi), biaya transaksi ekuitas, serta kapan aset keuangan dan liabilitas keuangan boleh disalinghapus (offsetting) dan penyajiannya.
Pelajari Standar →
PSAK 233
Laba per Saham (Earnings Per Share)
PSAK 233 mewajibkan entitas publik menyajikan laba per saham agar kinerja dapat dibandingkan. LPS dihitung dari laba bersih yang diatribusikan ke pemegang saham biasa, dibagi rata-rata tertimbang saham biasa beredar. Disajikan LPS dasar dan LPS dilusian bila ada instrumen berpotensi dilutif.
Pelajari Standar →
PSAK 234
Laporan Keuangan Interim
PSAK 234 mengatur penyusunan dan penyajian laporan keuangan interim (kuartalan/semesteran). Kebijakan akuntansi interim harus konsisten dengan laporan tahunan; periode interim dipandang integral (year-to-date). Materialitas dinilai pada periode interim, dan penggunaan estimasi lebih banyak diperkenankan, disertai pengungkapan memadai.
Pelajari Standar →
PSAK 236
Penurunan Nilai Aset (Impairment of Assets)
PSAK 236 mengatur uji penurunan nilai aset non-keuangan agar tidak tercatat melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Jika jumlah tercatat lebih besar, rugi penurunan nilai diakui pada laba rugi.
Pelajari Standar →
PSAK 237
Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi
PSAK 237 mengatur pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan provisi, liabilitas kontingensi, serta aset kontingensi. Provisi diakui bila ada kewajiban kini akibat peristiwa masa lalu, arus keluar sumber daya probable, dan estimasi andal. Liabilitas kontingensi hanya diungkap; aset kontingensi tidak diakui.
Pelajari Standar →
PSAK 238
Aset Takberwujud (Intangible Assets)
PSAK 238 mengatur aset takberwujud: aset nonmoneter yang dapat diidentifikasi tanpa wujud fisik. Diakui jika manfaat ekonomis masa depan probable dan biaya terukur andal. Contoh: software, paten, hak cipta, lisensi, merek, waralaba. Mengatur biaya perolehan, masa manfaat, amortisasi, dan penyajian/pengungkapan.
Pelajari Standar →
PSAK 239
Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran
PSAK 239 (eks PSAK 55) mengatur pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan: aset keuangan, liabilitas keuangan, dan sebagian kontrak nonkeuangan. Ciri utamanya model penurunan nilai incurred loss: CKPN diakui setelah ada bukti objektif kerugian; kemudian berkembang menjadi expected credit loss pada PSAK 71/109.
Pelajari Standar →
PSAK 240
Properti Investasi
PSAK 240 mengatur properti investasi—tanah/bangunan yang dikuasai untuk pendapatan sewa, kenaikan nilai, atau keduanya; bukan untuk produksi, administrasi, atau dijual. Standar ini mengatur pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan, termasuk pilihan model biaya atau nilai wajar serta dampaknya ke laba rugi.
Pelajari Standar →
PSAK 241
Agrikultur
PSAK 241 mengatur akuntansi aktivitas agrikultur, fokus aset biologis dan produk agrikultur pada titik panen. Aset biologis dan hasil panen diukur pada nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual saat pengakuan awal dan tiap akhir periode; perubahan nilai wajar diakui langsung di laba rugi.
Pelajari Standar →
PSAK 328
Akuntansi Kontrak Asuransi Kerugian
PSAK 328 (eks PSAK 28) mengatur akuntansi kontrak asuransi kerugian: pengakuan pendapatan premi secara proporsional sepanjang periode proteksi, pengakuan beban klaim saat kewajiban timbul (termasuk estimasi IBNR), perlakuan komisi, serta penyajian liabilitas premi belum merupakan pendapatan dan liabilitas klaim, berikut pengungkapannya.
Pelajari Standar →